Beranda
Menu Utama
Beranda
Ihwal Kami
Publikasi
Tautan
Pencarian
Profil Kepala Balai
Suar Betang
Berita
Ketenagaan
KBBI
UKBI
Hasil Penelitian
Glosarium
Tokoh
Parade Gambar
Perpustakaan
Artikel
Agenda
Resensi Buku
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Syndicate
Info
Berita Utama
Populer
Profil Kepala Balai PDF Cetak E-mail
Kamis, 01 Mei 2008

Sejak operasional Kantor Bahasa Palangkaraya (2000) dan kini berubah namanya menjadi Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, telah berganti Kepala Balai sebanyak tiga kali. Mereka yang menjabat Kepala Kantor atau Balai Bahasa tersebut adalah:


 Drs. Yohanes Kalamper. Beliau dilahirkan di Butong, 18 April 1948, termasuk wilayah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Pendidikan mulai dari Sekolah Rakyat (1963) di Butong, SMP (1966) di Muara Teweh, SMA (1969) di Banjarmasin, Sarjana Muda (1974) di Fakultas Keguruan Universitas Lambung Mangkurat, dan melanjutkan S1 Bahasa dan Seni di IKIP Malang.

 
Kegiatan seminar dan pelatihan yang pernah diikuti adalah: pelatihan Kader Penyuluh Inti Bahasa Indonesia di Tugu Bogor (1976), Penyegaran Penyuluh Bahasa Indonesia di Jakarta (1983), seminar Bahan Pengajaran Bahasa Indonesia Sekolah Dasar di Yogjakarta (1986), Kongres Bahasa Indonesia IV di Jakarta (1988), Kongres Bahasa Indonesia V di Jakarta (1993), Kongres Bahasa Indonesia VI di Jakarta (1998), Kongres Bahasa Indonesia VII di Jakarta (2003), Pertemuan Borneo (membahas tentang kebudayaan dan bahasa, 2003) yang diikuti oleh peserta dari tiga Negara, yaitu Indonesia, Malaysia, dan Brunai Darussalam, seminar HPBI di Bandung (1996), Seminar HPBI di Padang (1997), Seminar HPBI di Palembang (1998), Konfrensi Bahasa Daerah di Jakarta (2000), seminar Kebijakan Bahasa Daerah di Palangkaraya (2003),  Mastera dan MABBIM di Makassar (2002), dan Mastera dan MABBIM di Kuala Lumpur (2003).

 

Riwayat pekerjaan: Penelitian Bahasa Dan Sastra Daerah dari tahun 1976 sampai sekarang, pemimpin Proyek Penelitian Bahasa Dan Sastra Daerah Kalimantan Tengah selama 4 tahun (1976—1980), menjadi Asisten Muda Kepala FKIP Universitas Palangkaraya, tahun 1977 sampai sekarang Ketua HPBI Cababang Kalteng, tahun 1980 sampai sekarang dosen FKIP Unpar, Tahun 1985-1987 Sekertaris Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni FKIP Unpar, Tahun 1987-1989 Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni FKIP Unpar, tahun 1988 Komisariat MLI Unpar, tahun 1992-1997 anggota Legislatif DPRD Kodya Dati II Palangkaraya, tahun 2000 Koordinator Pemasyarakatan Bahasa Indonesia, tahun 2000-2003 sebagai Pelaksana Harian (PLH) Kepala Kantor Bahasa Kalimantan Tengah, tahun 2003-2004 sebagai Pelaksana Harian (PLH) Kepala Balai Bahasa Kalimantan Tengah.

 

 Jatiwati, S.Pd,. Beliau dilahirkan di Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah, 2 Juli 1950. Menempuh pendidikan mulai dari Sekolah Rakyat (SR), SMP, dan SMA diselesaikan di Kuala Kapuas. Melanjutkan pendidikan ke Pendidikan Guru Sekolah Lanjutan Pertama (PGSLP) di Palangkaraya, kemudian mengikuti Program Pendidikan Diploma Dua (D2) di UPBJJ Universitas Terbuka yang ada di Palangkaraya, setelah itu mengikuti Program D3 Universitas Palangkaraya, dan terakhir mengikuti pendidikan sarjana lengkap (S1) di UPBJJ Universitas Terbuka yang ada di Palangkaraya.

 

Pelatihan dan kursus yang pernah diikuti: mengikuti LKI di Jakarta tahun 1990-2001, serta mengikuti studi banding tentang “Metodologi Pengajaran Bahasa Indonesia” di Universitas Macquarie Sidney Australia tahun 1992.

 

Pekerjaan: mengajar di SMPN 2 Jekan Raya Palangkaraya sampai sekarang, mengikuti pelayanan gereja, dan sebagai Pelaksana Harian (PLH) Kepala Balai Bahasa Kalimantan Tengah Periode April 2004 hingga Agustus 2006.


 

 Puji Santosa

 lahir di kota Madiun, Jawa Timur, 11 Juni 1961. Kini beliau menjabat sebagai Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, di kota Palangkaraya, sejak 1 Oktober 2006.  Selain itu, ia juga peneliti di bidang kebahasaan dan kesusas­traan Indonesia dan Daerah pada Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, dengan pang­kat Ajun Peneliti Madya (TMT 1 November 1998). Pemutihan tahun 2006 setara dengan Peneliti Muda, dan kini, TMT 1 Maret 2007 , belaiu telah mencapai pangkat Peneliti Madya, VI-C). Ketika di Jakarta ia aktif juga menjadi anggota  dan pengurus HISKI (Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia), anggota HPBI (Himpunan Pembina Bahasa Indonesia), dan anggota MLI (Masyarakat Linguistik Indonesia) Cabang Komisariat Pusat Bahasa. Di Kalimantan Tengah ia kini aktif menggalang kerja sama kebahasaan dan kesusastraan dengan berbagai institusi, terutama dengan pemerintah daerah: provinsi, kota, dan kabupaten, sastrawan, MGMP Bahasa Indonesia, guru, dosen, mahasiswa, tokoh masyarakat, serta media massa. Pendidikan S-1-nya dari Fakultas Sastra Uni­ver­sitas Sebelas Maret Surakarta (1986). Pendidikan tambahan di­tem­puh dengan berbagai penataran kebahasaan dan kesusastraan yang diselenggarakan oleh Pusat Bahasa dan Direktorat Jenderal Kebudayaan (1988--1998). Pendidikan S-2-nya (Magister Huma­nio­ra) dari Program Pascasarjana, Fakultas Ilmu Pengetahuan Bu­daya, Universitas Indonesia (2002).

            Kariernya dimulai ketika mahasiswa dengan mengajar pada Bim­bingan Tes Masuk Perguruan Tinggi "Gemini Studi Club" Surakarta (1983--1985), Guru SMP Tunas Pembangunan Madiun (1984--1985), Dosen IKIP PGRI Madiun (1986--1988), Tutor Bahasa Indonesia pada Program Penyetaraan D-II Guru-Guru Sekolah Dasar, Universitas Terbuka, Jakarta (1994), dosen Jurusan Sastra Indonesia dan Sastra Jepang pada Fakultas Sastra Universitas Nasional, Jakarta (2002–2006), dosen bahasa pemerintahan pada Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara (STIP-AN) Jakarta (2004–2006), penulis modul, korektor, dan tutor PGSD S-1 Universitas Terbuka untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Banten (2003—2006). Selain itu, ia sering diundang untuk mengajar tentang penelitian, penulisan karya tulis ilmiah, dan bahasa jurnal ilmiah oleh: 1) Litbang Departemen Agama (2003), 2) Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah (PDII), Lembaga Ilmu Pengatahuan Indonesia (LIPI) (2004—2006), 3) Politeknik Departemen Kesehatan Jakarta III (2005—2006), dan (4) Departemen Kelautan dan Perikanan (2005). Mulai 1 Maret 1988 hingga kini bekerja pada (yang dahulu disebut) Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, sebagai: 1) staf Bidang Perkamusan dan Peristilahan (1 Maret—31 Agustus 1988), 2) staf Peneliti Bidang Sastra Indonesia dan Daerah (1 September 1988—28 Februari 2006), 3) staf Kodifikasi dan Pembakuan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah (1 Maret—30 September 2006), dan 4) sejak 1 Oktober 2006 menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah di Palangkaraya.

            Sejak duduk di bangku sekolah menengah telah gemar menulis "roman sacuwil" dan cerita "taman putra" pada majalah berbahasa Jawa, Jaya Baya (sejak duduk di bangku kelas 1 SMA di Madiun, 1979). Kemudian merambah pada surat kabar nasional dan daerah, seperti Berita Buana, Terbit, Sinar Pagi Minggu, Merdeka, Pelita, Kalteng Pos, dan Jayakarta. Bebe­rapa majalah dan bulettin juga dirambah tulisan­nya, antara lain, Cakrawala (IKIP PGRI Madiun), MIBAS, Akademika, dan Kajian Linguistik dan Sastra (Universitas Muhammadiyah Surakarta), Fenomena/Fenolingua (Universitas Widya­dharma Klaten), Gema Panca Marga (Pemuda Pangestu Yogya­karta), Bahasa dan Sastra, Atavisme, Tiara Bahasa, Horison, Kakilangit, Kebudayaan, Dwija Wara, SawoManila (Jakarta), Bahana dan Pangsura (Brunei Darussalam). Ia pernah mendapat penghargaan sebagai Juara III Lomba Penulisan Esai Hari Kesaktian Pancasila, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1996), serta Bintang Budaya dan Piagam Budaya Jawa dari Pusat Lembaga Kebudayaan Jawi Surakarta (2005).

Buku-buku yang ditulis sendiri, antara lain, 1) Teori Sastra (IKIP PGRI Madiun, 1986), 2) Ancangan Semiotika dan Pengkajian Susastra (Angkasa, Bandung, 1993), 3) Kisah Syeh Mardan (Pusat Bahasa, Jakarta, 1995), 4) Pengetahuan dan Apresiasi Sastra dalam Tanya-Jawab (Nusa Indah, Ende-Flores, 1996), 5) Bahtera Kandas di Bukit: Kajian Semiotika Sajak-sajak Nuh (Tiga Serangkai, Solo, 2003), dan 6) Pandangan Dunia Darmanto Jatman (Pusat Bahasa, Jakarta, 2006). Buku ditulis bersama (tim), antara lain, Panduan Belajar Bahasa Indonesia SMP (serial 6 jilid, Yudhistira, Jakarta, 1991), Terampil Berbahasa Indonesia SMP (Mitra Gama, Yogyakarta, 2000), Materi dan Pembelajaran Bahasa Indonesia SD (Uviversitas Terbuka, Jakarta, 2003), dan beberapa buku proyek penelitian di Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional, seperti 1) Citra Manusia dalam Drama Indonesia Modern 1920—1960 (1993), 2) Citra Manusia dalam Drama Indonesia Modern 1960—1980 (1998), 3) Struktur Sajak-sajak Abdul Hadi W.M. (1996), 4) Analisis Sajak-Sajak J.E. Tatengkeng (1995), 5) Soneta Indonesia: Analisis Struktur dan Tematik (1996), 6) Unsur Erotisme dalam Cerita Pendek Tahun 1950-an (1998), 7) Drama Indonesia Modern dalam Majalah Indonesia, Siasat, dan Zaman Baru (1945–1965): Analisis Tema dan Amanat Disertai Ringkasan dan Ulasan (2003), dan 8) Sastra Keagamaan dalam Perkembangan Sastra Indonesia: Puisi 1946—1965 (2004).

Beberapa artikelnya dimuat dalam buku antologi, antara lain, 1) Dendy Sugono dan Suladi (2000) Kiprah HPBI 2000: Bahasa Indonesia, Negara, dan Era Globalisasi (Jakarta: HPBI Pusat), 2) Sudiro Satoto dan Zainuddin Fanani (2000) Sastra: Ideologi, Politik, dan Kekuasaan (Surakarta: Muhammadiyah University Press), 3) Sujarwanto dan Jabrohim (2002) Bahasa dan Sastra Indonesia Menuju Peran Transformasi Sosial Budaya Abad XXI (Yogyakarta: Gama Media dan Universitas Ahmad Dahlan), 4) B. Trisman (et al., 2003) Antologi Esai Sastra Bandingan dalam Sastra Indonesia Modern (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia), 5) T. Christomy dan Untung Yuwono (2004) Semiotika Budaya (Depok: Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Budaya, Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia), dan 6) Ibnu Wahyudi (2004) Menyoal Sastra Marginal (Jakarta: Wedatama Widya Sastra bekerja sama dengan Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia Pusat).

 

 

Profil Kepala Balai Kalteng

 

Drs. Sumadi, M. Hum, lahir di Klaten, Jawa Tengah, 9 Maret 1965. Kini ia menjabat sebagai Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, di Palangkaraya sejak 11 Desember 2008.  Selain itu, ia juga menjadi peneliti di bidang kebahasaan dan kesusastraan Indonesia dan Daerah pada Balai Bahasa Yogyakarta, Pusat Bahasa,  Departemen Pendidikan Nasional dengan pang­kat Peneliti Madya (TMT 1 Agustus 2008). Ketika bekerja di Yogyakarta, ia aktif juga menjadi pengurus HPBI (Himpunan Pembina Bahasa Indonesia), dan pengurus MLI (Masyarakat Linguistik Indonesia) Komisariat Balai Bahasa Yogyakarta. Di Kalimantan kini ia aktif menggalang kerja sama kebahasaan dan kesastraan dengan berbagai institusi, terutama dengan pemerintah daerah (provinsi, kota, dan kabupaten), akademisi, media massa, MGMP Bahasa Indonesia, sastrawan, seniman, dan budayawan. Pendidikan S-1 diselesaikan di Fakultas Sastra dan Budaya, Uni­ver­sitas Sebelas Maret, Surakarta (1989). Pendidikan tambahan di­tem­puh dengan berbagai penataran kebahasaan dan kesusastraan yang diselenggarakan oleh Pusat Bahasa dan Direktorat Jenderal Kebudayaan (1991--2003). Pendidikan S-2 (Magister Huma­nio­ra) diselesaikan di Program Pascasarjana, Fakultas Ilmu Bu­daya, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (2005).

            Kariernya dimulai sejak 1 Maret 1990 dengan bekerja pada Balai Bahasa Yogyakarta, Departemen Pendidikan Nasional (yang dahulu disebut Balai Penelitian Bahasa di Yogyakarta, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan), sebagai staf Subbidang Pengembangan Bahasa (1 Maret 1990—31 Desember 2008), Koordinator Subbidang Pengembangan Bahasa (1 Januari—10 Desember 2009) dan Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah (11 Desember 2008—sekarang).

Karya yang telah ditulis, antara lain, ialah  (1) “Konjungsi Antarkalimat dalam Bahasa Jawa” (dalam Widyaparwa, Nomor 37, Oktober 1991, Balai Penelitian Bahasa, Yogyakarta),  (2) “Bentuk Persandian dalam Bahasa Jawa:Suatu Tinjauan Komparatif” (dalam Widyaparwa, Nomor Edisi Khusus, 1993, Balai Penelitian Bahasa, Yogyakarta), (3) “Penanda Hubungan Antarkalimat dalam Paragraf Bahasa Jawa” (dalam Widyaparwa, Nomor 41, Oktober 1993, Balai Penelitian Bahasa, Yogyakarta, (4)  “Koherensi dalam Wacana  Bahasa Jawa” (dalam Widyaparwa, Nomor 42, Maret 1994, Balai Penelitian Bahasa, Yogyakarta), (5) Nomina, Pronomina, dan Numeralia dalam Bahasa Jawa (anggota) (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan,  Jakarta, 1995), (6) Sistem Morfemis Adjektiva Bahasa Jawa—Indonesia:Suatu Studi Kontrastif (koordinator) (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, 1995), (7) “Bentuk dan Jenis Topik dalam Wacana Narasi Bahasa Jawa” (dalam Widyaparwa, Nomor 50, Maret 1998, Balai Penelitian Bahasa, Yogyakarta), (8) Medan Makna Aktivitas Kaki dalam Bahasa Jawa, (anggota) (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, 1998),  (8) Kohesi dan Koherensi dalam Wacana Naratif Bahasa Jawa (koordinator) (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, 1998), (9)  “Pengedepanan dan Kesinambungan Topik dalam Wacana Narasi Bahasa Jawa” (dalam Widyaparwa. Nomor 52, Maret 1999, Balai Bahasa Yogyakarta, Yogyakarta), (10) Tata Bahasa Jawa Mutakhir (anggota) (Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, 2001), (11) Jenis dan Tipe Kalimat Inversi dalam Bahasa Jawa” (dalam Jurnal Humanika. Volume 19,  Nomor 4, Oktober 2006, Sekolah Pascasarjana, Fakultas Ilmu Budaya, Unversitas Gadjah Mada, Yogyakarta, (12) “Morfem {pe-} sebagai Prefiks dan Alomorf dalam Bahasa Indonesia” (dalam Widyaparwa. Volume 34, Nomor 1, Juni 2006, Balai Bahasa Yogyakarta, Yogyakarta), (13)  Pernyataan Kala Absolut dalam Bahasa Jawa (Cakrawala, Yogyakarta, 2006), (14) “Makna Penanda Tuturan Langsung dalam Wacana Naratif Bahasa Jawa” (dalam Jurnal Litera. Volume 6,  Nomor 2, Juli 2007, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta), dan (15) Ungkapan Pendamping Tuturan Langsung dalam Wacana Naratif Bahasa Jawa (Gama Media, Yogyakarta, 2007).

Alamat  tempat kerja ialah Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Jalan Tingang Km 3,5, Kecamatan Jekanraya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah 73112, Telepon (0536) 3244117, Faksimile (0536) 3244116.

 

 

 

 

Pemutakhiran Terakhir ( Senin, 05 Oktober 2009 )
 
Poling
Setujukah Anda dengan Diberlakukannya Undang-Undang Kebahasaan
 
Admin
Pengunjung
onlinedegreeadvantage.com
Pengguna Sambung Jaring
Saat ini ada 10 tamu online
© 2010 Balai Bahasa Provinsi Kalteng